PERILAKU ORGANISASI

Menurut Mr. Chester J. bernard maka pengertian organasisasi ini ialah merupakan pekerjaan yang dilakukan dengan secara bersama dengan dua orang atuu lebih dari dua orang, sebuah komposisi atau bentuk aktivitas-aktivitas atau energi pada setiap orang yang telah di kordinasikan.
Pengertian organisasi menurut seorang ahli yaitu Philip Selznick bahwa organisasi ini ialah sebuah peraturan anggota yang berguna untuk memberi kemudahan dalam penggapaian tujuan yang memang sudah terapkan.
Pengertian organisasi yang sudah dikembangkan oleh seorang ahli yang bernama Chester ini mengaskan kepada bagian-bagian koordinasi dan sadar yang mempunyai sistem-sistem. Adanya hal tersebut di wajarkan karena tujuan atau maksud bersama yang dibangun oleh setiap masing-amsing anggota organisasi harus paham dan teliti dalam pembangunan visi dan misi.
Maka organisasi adalah pekerjaan yang dilakukan secara bersamaan dengan dua orang atau lebih guna memberi kemudahan dalam penggapaian tujuan serta memiliki visi dan misi yang sama.
Dalam disiplin ilmu Teori Organisasi adalah yang mempelajari struktur dan desain organisasi, yang menunjuk kepada aspek-aspek deskriptif dari disiplin ilmu tersebut. Teori itu menjelaskan bagaimana organisasi sebenarnya distruktur dan menawarkan tentang bagaimana organisasi dapat dikonstruksi guna meningkatkan keefektifan mereka. (https://bangazul.com/organisasi-atau-organization/)
Perilaku Organisasi adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang perilaku tingkat individu dan tingkat kelompok dalam suatu organisasi serta dampaknya terhadap kinerja (baik kinerja individual, kelompok, maupun organisasi).
Pengertian perilaku organisasi menurut beberapa ahli :
  • Joe.Kellyperilaku organisasi adalah suatu bidang studi yang mempelajari sifat-sifat organisasi, termasuk bagaimana organisasi di bentuk, tumbuh dan berkembang.
  • Adam Indrawijayaperilaku organisasiadalah suatu bidang studi yang mempelajari semua aspek yang berkaitan dengan tindakan manusia, baik aspek pengaruh anggota terhadap organisasi maupun pengaruh organisasi terhadap anggota.
  • Sutrisna Hari, MM, perilaku organisasi  adalah suatu bidang studi yang mempelajari dinamika organisasi sebagai hasil interaksi dari sifat khusus (karakteristik) anggota dan sifat khusus (karakteristik) para anggotannya dan pengaruh lingkungan.
  • Stephen P. Robbins, perilaku Organisasi adalah bidang studi yang menyelidiki dampak perorangan, kelompok, dan struktur pada perilaku dalam organisasi dengan maksud menerapkan pengetahuan semacam itu untuk memperbaiki keefektifan organisasi.
Teori Jenjang Kebutuhan
Menurut Abraham Maslow, manusia memiliki lima tingkat kebutuhan hidup yang akan selalu berusaha untuk dipenuhi sepanjang masa hidupnya. Lima tingkatan yang dapat membedakan setiap manusia dari sisi kesejahteraan hidupnya.
  1. Kebutuhan Fisiologis, kebutuhan ini terlihat dalam tiga hal pokok, sandang, pangan dan papan.
  2. Kebutuhan Keamanan, Kebutuhan ini mengarah kepada rasa keamanan, ketenteraman dan jaminan seseorang dalam kedudukannya, jabatannya, wewenangnya dan tanggung jawabnya sebagai karyawan.
  3. Kebutuhan Sosial (Kasih Sayang), Kebutuhan akan kasih sayang dan bersahabat (kerjasama) dalam kelompok kerja atau antar kelompok. Kebutuhan akan diikutsertakan, meningkatkan relasi dengan pihak-pihak yang diperlukan dan tumbuhnya rasa.
  4. Kebutuhan Akan Penghargaan, Kebutuhan akan kedudukan dan promosi dibidang kepegawaian.
  5. Kebutuhan Aktualisasi Diri, kebutuhan untuk mewujudkan segala kemampuan (kebolehannya) dan seringkali nampak pada hal-hal yang sesuai untuk mencapai citra dan cita diri seseorang.
Teori Motivasi Pencapaian
McClelland menyatakan ada 3 keperluan yang penting untuk motivasi kerja, yaitu :
  1. Kebutuhan akan Prestasi (n-ACH), Kebutuhan akan prestasi merupakan dorongan untuk mengungguli, berprestasi sehubungan dengan seperangkat standar, bergulat untuk sukses. n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi.
  2. Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW), n-POW adalah motivasi terhadap kekuasaan. Karyawan memiliki motivasi untuk berpengaruh terhadap lingkungannya, memiliki karakter kuat untuk memimpin dan memiliki ide-ide untuk menang. Ada juga motivasi untuk peningkatan status dan prestise pribadi.
  3. Kebutuhan untuk berafiliasi atau bersahabat (n-affil), Kebutuhan akan afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab.

Komentar