Organisasi PT Saptaindra Sejati

PT Saptaindra Sejati atau PT SIS adalah salah satu perusahaan pertambangan dan pengangkutan batubara kontaktor paling dapat diandalkan dan terkemuka di Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan jasa pertambangan batu bara terbesar di Indonesia, PT Saptaindra Sejati (SIS) bergerak dibidang jasa pertambangan terpadu dengan standar internasional bagi perusahaan-perusahaan pertambangan terkemuka di Indonesia. Didukung dengan peralatan berat modern dan terpelihara serta sumber daya manusia yang memiliki keahlian dan berpengalaman di bidang pertambangan, SIS menyediakan berbagai layanan diantaranya adalah pembangunan infrastruktur penambangan dan jasa pertambangan yang meliputi pekerjaan pengupasan lapisan tanah penutup sampai pengangkutan batubara ke lokasi pengapalan klien. Dengan didukung oleh lebih dari 850 unit alat berat serta tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan pengalaman panjang di industri pertambangan, SIS dapat memberikan pelayanan jasa pertambangan yang dapat diandalkan.

PT SIS menjalankan bisnis dengan misi menyediakan keunggulan bisnis yang berkelanjutan pada bidang jasa pertambangan dengan kehandalan yang tinggi, kepedulian akan keselamatan, kesehatan dan lingkungan yang dilaksanakan oleh sumber daya manusia yang berkompetensi tinggi serta teknologi yang dapat diaplikasikan. Misi ini menjadi dasar dari setiap solusi pertambangan yang kami tawarkan sehingga SIS dapat terus konsisten menjalankan operasi penambangan yang sesuai dengan prinsip ’good mining practice’. Nilai-nilai ini terus kami tawarkan untuk klien dan pemegang saham, dan di saat yang sama kami pun terus berkomitmen memberikan kontribusi terbaik kepada karyawan, komunitas lokal, pemegang saham, dan lingkungan.


ebuah organisasi berdasarkan definisi, diciptakan untuk mencapai satu tujuan atau lebih yang telah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, tidak heran jika kita menjumpai bahwa pencapaian tujuan merupakan kriteria yang paling banyak digunakan untuk menentukan keefektifan. Pendekatan pencapaian tujuan mengasumsikan bahwa organisasi adalah kesatuan yang dibuat dengan sengaja, rasional, dan mencari tujuan. Oleh karena itu, pencapaian tujuan yang berhasil menjadi sebuah ukuran yang tepat tentang keefektifan.
Namun demikian, agar pencapaian tujuan bisa menjadi ukuran yang sah dalam mengukur keefektifan organisasi, asumsi-asumsi lain juga harus sah, antara lain:
  1. Organisasi harus mempunyai tujuan-tujuan akhir.
  2. Tujuan - tujuan tersebut harus diidentifikasi dan ditetapkan dengan baik agar dapat dimengerti.
  3. Tujuan - tujuan tersebut harus sedikit agar mudah dikelolas
  4. Harus ada kpnsensus atau kesepakatan umum mengenai tujuan - tujuan tersebut
  5. Kemajuan ke arah tujuan - tujuan tersebut harus dapat diukur
  6. Kemajuan ke arah tujuan-tujuan tersebut harus dapat diukur.
Jadi sebuah organisasi mempunyai batasan yang relatif dapat diidentifikasi, namun sebuah batasan yang nyata harus ada agar kita dapat membedakan antara anggota dan bukan anggota. Orang-orang di dalam sebuah organisasi mempunyai suatu keterikatan yang terus menerus, kemudian organisasi mengakui adanya kebutuhan untuk mengkoordinasikan pola interaksi para anggota organisasi secara formal, dan struktur organisasi menetapkan bagaimana tugas akan dibagi, siapa melapor kepada siapa, dan mekanisme koordinasi yang formal serta pola interaksi yang akan diikuti. 

Dilihat dalam bentuk organisasi PT Saptaindra Sejati termasuk dalam bentuk Organisasi Fungsional dimana Organisasi yang pembagian tugasnya didasarkan menurut fungsi yang ada dalam organisasi, bawahan mendapat perintah dari beberapa kepala bagian yang masing-masing ahli dibidangnya, karena pimpinan percaya penuh kepada  para ahli dibidangnya tersebut.

Kebaikannya Organisasi Fungsional:
  1. Spesialisasi para karyawannya dipergunakan semaksimal mungkin.
  2. Solidaritas antara orang-orang yang menjalankan fungsi yang sama pada umumnya tinggi.
  3. Moral serta disiplin orang-orang yang menjalankan sama umumnya tinggi.
  4. Koordinasi antara orang-orang dalam satu fungsi mudah dijalankan.

Sumber : bangazul.com, pertamananpemakaman.jakarta.go.id.


Komentar